Langsung ke konten utama

WHY IDEALIST ?

Tentang bagaimana pikiran yang selalu memberontak ketika melihat sesuatu yang salah.
Apakah selamanya idealis itu salah? Entahlah..
Aku ingin bercerita tentang Dia,
Dia sebut saja Dia.
Apakah ini yang disebut sebagai idealis. Didasari rasa yang bersalah dan tak tenang jika berbohong. Dihantui rasa was was jika berjalan tak sesuai kebenaran. Alasan klasik yang selalu menghantui rasa kepercayaan diri terhadap suatu kebenaran. Sempat pula tak percaya lagi pada orang disekitar. Tak ada yang sejalan. Hingga menemukan orang orang baru yang memiliki pemikiran yang sama.

Dia selalu merasa marah jika melihat seseorang yang diperlakukan tak adil. Tapi? Mungkin dia memiliki satu hal yang tak dimiliki orang lain. Dia tak bisa mengungkapkan rasa marahnya. Entah mengapa ketika marah itu muncul malah tanda kelemahan yang muncul. Lagi, yang tak selalu diharapkan datang dalam situasi ini. Air mata. Dia paham benar jika medan nya sudah seperti ini. Tenangkan diri dulu, lalu kembali berbicara. Tak ingin menampakkan kelemahan ini pada siapapun.

Dia paham karakter orang berbeda beda. Dia paham pula tak semua oranog dapat sejalan dengan nya. Namun dapatkah dia mendapatkan space bagi dirinya untuk menjadi diri sendiri?. Be introvert person or be extrovert person adalah sebuah pilihan. Begitupun dengan pilhan jalan pikiran terhadap suatu masalah. Bukan kah begitu?

Pertanyaannya adalah Apakah yang selalu dikerjakan berulang ulang selalu benar? Apakah yang memang paling biasa terjadi itu selalu dianggap paling baik untuk dilakukan? Menurut Dia adalah tidak. Pemikiran Dia berbeda bisa jadi hal yang extraordinary adalah yang terbaik. Diluar dari kebiasaan. Jika orang membayar barang belanjaan denga uang tunai disuper market dianggap biasa, apakah jika orang itu membayar dengan kartu debit dianggap salah dan aneh? Semua adalah pilihan dan tak bisa saling menyalahkan.
Ya begitulah Dia.. kapan kapan dikenalin lah ya sama si Dia nih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hobi

Baca Baca apa aja bisa Webtoon, wattpad, novel, buku sejarah yang temanya aku suka, buku religi, genre nya anti novel novel roman picisan, suka nya novel karya dan bron (kecuali origin aku belum baca) yang lain nya keren, buku nya Hanum Salsabila, bukunya asma Nadia sebagian, bukunya Andrea Hirata, Tere Liye, Gita sav, Retno hening, bukunya Fuadi,buku nya... Banyak yg aku lupa namanya wkwkwk Cita cita dari kecil adalah semoga bisa punya Gramedia hahahaha amiiin Dengerin musik musik yg ceria, keroncong jaz ala tulus, adera Mellow ala Marcel Dengerin Sholawat Jawa indo Dengerin surah" yg dibawain Muhammad taha Dengerin ust.hanan attaki ust.khalid Basalamah Jalan jalan Jalan jalan ngukur jalan, jalan jalan ke gunung,jalan jalan ke mall padahal ngga beli apa apa, jalan jalan ke gramedia, jalan jalan ke waduk, jalan jalan ke alun alun, kurang suka ke pantai (rada deg deg an) Nulis Nulis puisi, blog, paling sering puisi sih Nonton Film, YouTube, acara talk show, sta...

Cahaya

Terang Gelap Definisi dari sebuah cahaya Redup sunyi senyap Berkawan gelap dengan cahaya Kilauan sinar dan pancaran Adalah cinta dari bentuk cahaya Indahnya malam dengan mu Lelah menjadi sirna Lelah menjadi kuat Dingin menjadi hangat Langkah langkah kecil nan riang Mengantar kan ku kearah mu Duhai cahaya Rembulan pun ikut bias kepadamu Matahari menjadi kawan mu Bintang bintang selalu mengawalmu Semoga kau selalu teduh berkilau Layaknya hari ini dimataku By dewi

My Gravitasi Part 3

Keberangkatan Khant ke Prancis pun tiba, dia senang karena ia dapat pergi ke Prancis dimana tokoh idolanya dulu pernah tinggal disana. Namun yang paling tak disangkanya bahwa ternyata dosen Arif merupakan seorang guru besar UGM yang sukses dalam karir pendidikannya di Prancis.   Beliau bercerita bahwa dirinya mengambil gelar S3 nya di Prancis dan   berhasil mendapatkan gelar doktor serta dipercaya untuk mengisi salah satu jam kuliah di Institute technology Zurich. “Zurich?? Apa benar yang kudengar barusan?? Beliau menyebutkan bahwa kami akan mengisi jam kuliah mahasiswa di Institute technology Zurich ?????” sungguh rasanya Khant ingin melakukan sujud syukur atas ke goal-an perdananya ini setelah   ia menggiring bola berkeliling berputar-putar lapangan. Sebentar lagi Khant akan menginjakkan kaki bahkan akan ikut mengisi kuliah di Institute technology Zurich bersama dosen terhebat nya ini. Subhanaallah memang Allah telah menyiapkan hal yang tak teduga untuknya. ******...